Sunday, March 4, 2018

Heboh Harimau Sumatera Jalan-jalan di Jalan Raya di Jambi


Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi saat ini tengah menyelidiki beredarnya foto penampakan seekor harimau Sumatera yang melintas di jalan lintas provinsi. Tepatnya di Desa Merkeh, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Jambi.

Foto penampakan seekor harimau Sumatra yang terlihat melintasi jalan pada malam hari itu, kini menjadi viral di kalangan media sosial. Di dalam penyebaran foto tersebut, warga diharapkan berhati-hati untuk melintasi www.sumoqq.comwww.sumoqq.com yang menghubungkan kabupaten Merangin dan Kerinci tersebut.

Menangggapi akan hal itu, Kepala Seksi Wilayah 1 BKSDA Jambi Pitra Panderi mengatakan saat ini pihaknya tengah menyelidiki kebenaran beredarnya foto tersebut. Ia juga menyebutkan dengan beredarnya foto itu di media sosial, BKSDA Jambi telah menurunkan tim penyidik untuk menyisir kawasan jalan tersebut. Yang mana jalan itu masih terdapat hutan-hutan alami.

"Saat ini kita masih melakukan penyelidikan terkait kebenaran foto itu, dan kita juga telah menurunkan tim untuk mengecek langsung di kawasan Desa Merkeh untuk bertanya dengan warga sekitar atau pun kepala desa di sana, apakah pernah melihat harimau Sumatera melintasi jalan itu," ujar Pitra saat dikonfirmasi melalui ponselnya tersebut, Minggu (4/3/2018)

"Hanya saja, selama ini dalam pantauan tim di lapangan, untuk kawasan jalan tersebut sejak beberapa tahun lalu tidak pernah adanya seekor harimau Sumatera yang melintasi jalan di Desa Merkeh itu," sambungnya.

Dirinya menjelaskan, pihak BKSDA di lapangan terus melakukan pengecekan. Namun belum ada tanda-tanda jejak harimau Sumatera ditemukan oleh tim di kawasan tersebut.

"Tetapi kita tunggu saja kabar selanjutnya, jika nanti ada kabar terbaru dari tim dilapangan, maka akan kita konfirmasi lagi," tukas Pitra

Sebagaimana diketahui saat ini media sosial tengah dihebohkan dengan penampakan sesosok harimau Sumatera yang melintas di jalanan. Dalam foto yang tersebar itu, terlihat jika seekor harimau Sumatera tengah asik melintasi jalan pada malam hari. Sontak foto ini menjadi viral bagi kalangan masyarakat jambi untuk mengetahui lebih pasti terkait kebenaran foto tersebut.

Penjinak Bom dan Anjing Polisi Siaga Amankan Cap Go Meh Glodok


Polisi telah bersiaga mengamankan karnaval Cap Go Meh 2018 di Glodok, Jakarta Barat. Ada 796 personel gabungan dari Polres Jakarta Barat, Polda Metro Jaya, serta TNI.

"Kita menggelar 796 personel, dalam pelaksanaannya kita sebar ke titik-titik pengamanan. Kemudian sesuai perintah Bapak Kapolres Jakarta Barat kita melakukan pengamanan VIP yang kita khususkan di tenda," kata Kepala Bagian Operasional Polres Jakarta Barat AKBP Priyo Utomo Teguh, di lokasi, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Minggu (4/3/2018).

Selain itu, tim penjinak bom serta personel K-9 atau anjing polisi juga telah disiapkan. Kegiatan itu dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.

"Khusus pengamanan di panggung kita libatkan tim pemburu preman dari Polres Jakarta barat, pengamanan di sini. Ada juga jibom (penjinak bom), kita lakukan nanti sterilisasi, ada juga K-9," ujar Priyo.

Selain itu, arus lalu lintas di Jalan Hayam Wuruk serta Jalan Gajah Mada juga akan ditutup. Masyarakat diimbau tidak melewati jalan tersebut selama berlangsungnya acara.

"Masyarakat kami imbau hindari jalur ini, Gajah Mada-Hayam Wuruk, dari arah stasiun belok ke kanan ke Jembatan Lima. Dari Setneg kita putar balikkan Monas kembali," ucap Priyo.

Rencananya, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri PMK Puan Maharani serta Ketua MPR Zulkifli Hasan akan menghadiri festival ini. Festival akan berlangsung dari pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB.

 

Saturday, March 3, 2018

Film terbaru Aura kasih berjudul ARINI


Aura Kasih kembali mendapat kesempatan berakting layar lebar. Kali ini, ia membintangi film berjudul 'Arini: Masih Ada Kereta yang Akan Lewat'.

Aura bakal memerankan sebagai Arini, seorang perempuan yang berusia cukup tua. Film yang dibintanginya itu sendiri merupakan hasil remake dari judul yang sama di tahun 1987 yang dulu dimainkan oleh Widyawati.

"Happy banget karena film ini kan based on novel terlarisnya Mira W yang dulu pernah difilmkan juga, dan diperankan oleh Widyawati. Jadi saya merasa beruntung terpilih menjadi sosok Arini yang dulu diperankan beliau,"

Dalam ceritanya, Aura Kasih bakal bertemu Morgan Oey, pria yang disukai tapi lebih muda usia darinya itu. Di film tersebut, kata Aura, akan mengambil esensi cerita yang tak negatif perihal hubungan cinta beda usia.

"Sebenarnya kalau dilihat Morgan berondong saya ya. Kalau soal pengalaman yang menarik ini adalah novel tahun 1985 tapi isu sosial yang lagi marak di tahun 2016 sampai sekarang adalah cowok berondong sama tante. Banyak yang perempuan lebih tua lakinya jauh lebih muda. Banyak yang mikir kenapa ya mungkin konotasinya negatif," bebernya.

"Di film ini diceritakan ada esensinya nggak semua tentang materi. Kalau yang kita lihat kan di berita segala macam karena uang. Di sini dikasih tahu kenapa sih bisa jatuh cinta. Jadi konotasi itu akan hilang. Kita sebagai netizen yang baik akan tahu oh ada cerita di balik itu," lanjut Aura.

Film 'Arini: Masih Ada Kereta yang Akan Lewat' diharapkan bisa meraih kesuksesan seperti zaman dulu. Film garapan Ismail Basbeth itu akan tayang pada 5 April 2018.

Friday, March 2, 2018

JACK MA Tak Mau Anak Jadi Siswa Juara Satu, Ini Alasannya


Setiap orangtua pasti menginginkan anaknya berprestasi di sekolah. Apalagi untuk mereka yang datang dari kalangan orang terpandang. Namun tidak untuk Jack Ma. Bos Alibaba tersebut justru tak mau anaknya jadi siswa juara satu. Pandangan pria dengan kekayaan bersih sekitar $40,8 miliar atau Rp 561 triliunan itu pun berbeda dari orangtua Asia kebanyakan. Apa alasannya?

Pendidikan memang bukan hal utama untuk mencapai kesuksesan namun tetap penting diperhatikan. Jack Ma tampaknya juga berpendapat demikian. Apalagi dirinya sendiri adalah orang yang punya latar belakang pendidikan tak terlalu baik dan tidak datang dari keluarga kaya. Ia pun ingin anaknya tidak hanya fokus pada akademis tapi juga kemampuan lain.

"Aku berkata pada anakku, kamu tidak perlu masuk tiga besar dalam kelas, berada di tengah-tengah tidak masalah, asal nilaimu tidak terlalu jelek. Hanya orang seperti ini (murid tak terlalu pintar) yang punya waktu luang untuk belajar kemampuan lain," ungkap Jack Ma dalam World Economic Forum Annual Meeting beberapa waktu lalu.

Orangtua zaman sekarang memang punya kekhawatiran lebih mengenai masa depan anak-anaknya. Salah satu penyebabnya adalah kemajuan teknologi yang membuat lapangan pekerjaan tampak akan lebih sulit didapat. Untuk masalah ini, Jack Ma pun memberi saran.

"Kita tidak bisa mengajarkan anak-anak kita untuk berkompetisi dengan mesin yang lebih pintar. Kita harus mengajarkan anak-anak kita sesuatu yang unik. Dengan begitu, 30 tahun lagi, anak-anak kita akan punya kesempatan," tutur Jack Ma.

"Ayo berkompetisi dengan 10 tahun kemudian. Ini yang aku percaya 10 tahun kemudian akan terjadi. Jadi semua yang aku lakukan untuk tujuan ini. Aku tahu 10 tahun mendatang ini akan terjadi, jadi bersiaplah untuk itu," sarannya kepada para anak muda.

Kalahkan Penyanyi Dangdut Senior Ayu Ting Ting, Via Vallen Sabet Penghargaan Indonesian Dangdut Awards 2017


Meskipun terbilang masih baru di dunia industri musik, namun Via Vallen masih berhasil dalam merebut hati dari para pencinta dangdut yang ada di Tanah Air. Bahkan di ajang Indonesian Dangdut Awards 2017, pelantun dari tembang ‘Sayang’ itu malah diketahui sukses dalam mengalahkan seniornya Ayu Ting Ting dan juga berhasil dalam menyabet penghargaan sebagai Penyanyi Dangdut Solo Wanita Terpopuler.

Bukan hanya Ayu Ting Ting yang berhasil dikalahkan, Via Vallen juga menyingkirkan beberapa pesaingnya seperti misalnya Zaskia Gotik, Lesti D’Academy, dan bahkan Cita Citata.

“Makaksih buat Allah SWT yang mana telah menganugrahkan bakat seperti ini kepada aku. Yang pasti merasa bangga. Ya alhamdulillah sebenarnya nggak menyangka juga karena nominatornya juga bagus-bagus semuanya, keren kan. Alhamdulillahlah pokoknya,” ungkap Via Vallen sewaktu di studio 6 Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Jumat (13/10/2017).

Buat penyanyi Via Vallen, penghargaan tersebut juga didedikasikan kepada kedua orangtuanya yang mana selama ini telah sangat mendukung karirnya tersebut. Selain itu dirinya juga tidak lupa mempersembahkan kepada Via Nisty yang mana merupakan sebutan kepada para penggemar setianya.

“Makasih pertama sekali buat orangtua aku, buat adik aku yang selalu saja menemani aku. Makasih juga buat para Via Nisty, tentunya penghargaan ini buat kalian semua,” imbuh Via Vallen.

Selain itu dirinya juga tidak mau terlalu berbesar kepala, Via Vallen malah menganggap penghargaan tersebut yang didapatkan adalah sebagai cambuk, agar dirinya semakin maju lagi di dalam berkarir. Via Vallen pun ikut bertekad dalam meningkatkan kualitas terbaik yang dirinya miliki.

“Ini tentunya akan menjadi beban buat Via dalam menunjukkan yang terbaik dan juga belajar karena mendapat piala baru lagi,” paparnya.

Kemudian Via juga berharap, dengan adanya kesuksesan di IDA 2017, karirnya yang ada di belantika musik dangdut tanah air dapat semakin cemerlang lagi ke depannya.

“Harapannya mudah-mudahan karirnya bisa jauh lebih baik lagi,” paparnya.

Thursday, March 1, 2018

Demi Buah Hati, Alice Norin Tolak Tawaran Berakting


Sejak artis, Alice Norin melahirkan anak pertamanya, dirinya kini telah memutuskan untuk lebih mengurangi kesibukan pekerjaanya sebagai seorang artis. Kendati demikian dari kabar yang ada, sang suami tidak pernah melarang artis yang berusia 30 tahun tersebut untuk kembali menyibukan diri di lokasi syuting.

Namun, keinginan tersebut muncul dari diri Alice Norin yang mengaku memang tidak ingin kehilangan momen penting bersama buah hati. “Suami sih enggak ngelarang, namun aku aja yang memang belum mau aja. Soalnya aku enggak mau juga kehilangan yang namanya momen-momen bareng Alita,” paparnya sewaktu ditemui di kawasan Tendean, Jakarta, pada Kamis (30/11/2017).

“Karena pastinya momen pertumbuhan anak aku kan enggak akan terulang lagi. Jadi ya sudah, aku bagusan habiskan waktu sama si kecil karena aku enggak mau yang namanya kelewatan momen-momen yang pentingnya dia gitu,” tandasnya.

Namun seperti yang diakui oleh juga Alice Norin, bahwa dirinya tidak menampik bahwa kadang merasa rindu dengan suasana syuting sinetron. “Kangen sih. Cuma kemarin itu pas syuting agak lama ninggalin anak sudah langsung stres sampai nangis-nangis gitu,” ungkapnya.

“Tapi kan kalau sudah mulai syuting gitu, di lokasi aja dan enggak mungkin aku bisa luangin waktu dengan anak juga kan,” imbuhnya.

Ketika ditanyai mengenai kemungkinan untuk hamil kembali anak kedua, Alice Norin mengaku masih belum memiliki rencana untuk memberikan adik untuk sang buah hati.

“Nanti dulu (nambah anak). Alita kan pastinya masih butuh perhatian terus karena ini anak pertama saya, jadinya pengen sebaik mungkin ngurusnya gitu kan. Takutnya entar kebagi, karena kalau punya anak lagi pasti kebagi gitu perhatiannya,” tandasnya.

Merokok sambil berkendara dapat di "penjara".


Kegiatan merokok saat berkendara ternyata berbahaya dan merupakan pelanggaran aturan.

Seorang vloger menyatakan tentang bahaya merokok saat berkendara.

Melalui video yang diposting akun Youtube NGR ID, ia mengingatkan bahaya merokok saat berkendara.

Perilaku merokok di jalan raya terbilang mudah dijumpai.

Video ini membuktikan, temuan seorang pelajar yang merokok sambil berkendara.

Menurut sang vlogger, abu rokok bisa ke mata.

"Kita bisa kena abu rokok, merem, kan bahaya," kata vloger itu.

Tak hanya itu, abu rokok yang masih menyala bisa menyulut kebakaran.

Sejumlah netizen juga mengungkapkan pengalamannya dalam kolom komentar.

"Kebetulan saya mengalami sendiri, pernah ada orang merokok di depan, lantas debunya mengenai mata saya, perih sekali," tulis akun @Dewa Astawa.

Merokok saat berkendara ternyata merupakan bentuk pelanggaran UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1 junto Pasal 283 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Menurut Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, merokok saat berkendara termasuk pelanggaran aturan.

"Merokok, mendengarkan radio atau musik atau televisi (untuk pengguna roda empat) melanggar UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1 junto Pasal 283 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," ujar Budiyanto.

Dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1 disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Sementara itu, dalam Pasal 283 disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 750.000.

"Menurut survei yang kami lakukan, merokok, mendengarkan musik dan kegiatan lain yang termasuk dalam tindakan yang tidak wajar dalam berkendara dapat menurunkan konsentrasi dalam berkendara dan memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas," kata Budiyanto.

Ia mengatakan, selama ini polisi terus melakukan sosialisasi dan operasi untuk membuat masyarakat sadar mengenai bahaya melakukan berbagai tindakan tersebut saat berkendara.

VIRAL !! Video mahasiswa dengan dosen di kamar hotel !!

VIDEO TERKAIT SILAKAN KUNJUNGI LINK DI BAWAH INI :  WWW.VIDEOBOKEPINDO.NET WWW.ASIAGIRL.ORG WWW.VIDEOHOT.COM WWW.SEXTUBE.IN ...